Wajah Wanita Ini Disiram Air Keras, Namun Jodoh Gak Kemana, Begini Ceritanya

LAMTUR.COM- Gara-gara menolak untuk dinikahkan, seorang wanita bernama Pramodini Roul disiram air keras ke wajahnya. Kejadian ini terjadi pada tahun 2009. Hal ini membuat kehidupan wanita ini berubah total.

Dilansir bintang.com dari Independent.co.uk, pada usia 16 tahun, Roul kehilangan penglihatannya sepenuhnya dan 80 persen luka bakar akibat serangan air keras tersebut. Roul menghabiskan lima tahun merawat ibu dan dua saudara perempuannya di rumah, setelah menghabiskan sembilan bulan di unit perawatan intensif.

Namun hidupnya berubah menjadi lebih baik pada tahun 2014 saat bertemu dengan pria yang beberapa tahun setelah menjadi tunangannya, Saroj Kumar Sahu. Sepertinya takdir telah mengatur segalanya, saat berada di rumah sakit ketika menjalani perawatan akibat disiram air keras tersebut Roul bertemu dengan Sahu.

Rumah Sakit Cuttack menjadi tempat bertemunya Sahu dan Roul. Setelah disiram air keras dan mendapatkan luka yang sangat serius, Roul memang sepertinya tidak memikirkan hal lain selain kesehatan dan keluarganya, tapi semuanya berubah ketika ia bertemu dengan Roul.

“Setelah tiga bulan menjalani perawatan, Babu (nama hewan peliharaan untuk Sahu) datang dengan seorang perawat setelah dia menceritakan kepadanya tentang masalah yang saya hadapi,” katanya kepada Hindustan Times. Setelah itu, kehidupan perempuan krban siraman air keras ini pun menjadi lebih baik.

Sebelum jadi korban penyiraman air keras kehidupan Pramodini Roul sama seperti remaja lainnya. Namun setelah mukanya hancur lantaran terkena air keras Roul jadi menutup dirinya dengan dunia luar.

“Saya mengalami depresi. Saat itulah Saroj bersumpah untuk membantuku berdiri di atas kakiku sendiri,” jelas Roul. Sahu membantu Roul mendapatkan kembali kepercayaan dirinya untuk melakukan rehabilitasi.

Pada bulan Juli tahun lalu, Roul menjalani operasi yang memulihkan 20 persen penglihatan di mata kirinya. Sahu menghabiskan waktu empat bulan untuk memberikan Roul dukungan yang dia butuhkan saat mereka pertama kali bertemu.

Sahu membuktikan bahwa perhatiannya bukanlah sesaat saja, Sahu benar-benar mencintai Roul bagaimana pun keadaannya. Sahu pun mengajak Roul untuk bertunangan di hari Valentine. Pertunangannya digelar sangat meriah. Kini kedua pasangan ini tengah menunggu hari bahagia, supaya mereka bisa membangun keluarganya sendiri.

Kuy, share ke temanmu

Komentar