Hesti Pelihara 11 Anjing, Ini Penjelasan MUI

LAMTUR.COM- Nama wanita bercadar, Hesti Sutrisno menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Hesti memelihara 11 anjing, dan belasan kucing. Bila kucing tak jadi soal, tapi urusan anjing agak di luar kebiasaan.

Anjing dalam Islam kerap dikaitkan dengan najis. Hesti sendiri, mengakui dia selalu bersuci usai menyapa anjing-anjing liar yang kini dipeliharanya.

Soal fenomena Hesti Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Asrorun Niam angkat bicara. Menurut Niam yang juga doktor hukum Islam, apa yang dilakukan Hesti dengan memelihara anjing sah-sah saja, tetapi ada adabnya.

“Pada prinsipnya, Islam mendorong umatnya untuk berbuat ihsan (kebaikan) pada sesama makhluk, termasuk kepada hewan dan tumbuhan. Kita wajib untuk menjaga keseimbangan ekologis, merawat lingkungan hidup agar lestari dan mencegah terjadinya kerusakan alam,” kata Niam seperti dilansir dari kumparan.com.

Menurut dia, habitat hewan termasuk anjing mesti dijaga keberlangsungan hidupnya. “Melindungi dari kepunahan, tidak boleh menyiksa, dan tidak boleh melakukan perbuatan aniaya,” tambah dia.

Dalam memperlakukan hewan ada adabnya, termasuk hewan yang halal dimakan. “Yang akan disembelih sekalipun ada adabnya, keharusan untuk tetap berbuat ihsan. Tidak boleh ada penyiksaan, mengasah pisau di depan hewan, membiarkannya kelaparan, dan juga tidak boleh menyembelih di depan hewan lain,” tegas Niam yang juga pengajar di UIN Jakarta ini.

Kemudian, lanjut Niam, Dalam Islam, ada beberapa jenis hewan. Ada yang halal dimakan, ada yang tidak halal dimakan. Ada yang dilarang dimakan dan ada yang boleh dimakan. Ada yang dilarang untuk dibunuh dan ada yang diperintahkan untuk dibunuh.

“Hewan yang haram dikonsumsi, ada beberapa kriteria. Pertama, disebutkan eksplisit jenisnya dalam nash. Kedua, disebutkan indikatornya, seperti hewan yang berkuku tajam, hewan buas, hewan yang dilarang dibunuh, hewan yang diperintahkan untuk dibunuh, hewan yang hidup di dua alam, serta hewan yang menjijikkan,” imbuh dia.

Kuy, share ke temanmu

Komentar